dyendlessly,
thoughts of a dying atheist..

Nov
01

Aku jatuh cinta lagi,

kepadanya yang tersungging senyum teduhkan hati,

kepadanya yang tersenyum lembut tawarkan arti,

kepadanya yang menari lincah warnai hari..

Kepadanya, yang buatku malu mengurai janji,

kepadanya yang buatku yakin teguhkan hat,

kepadanya, duhai dinda yang buatku rindu sandingkan diri..

Nov
01

Dan ku hanya bersandar membeku, terbaring letih, ditingkahi lamunan sepi,

hingga akhirnya, sentuh lembutmu buat aku mengenal indahnya merasa,

tawa kecilmu buat aku mampu mengetahui indahnya mendengar,

tarian gemulaimu buat aku mampu merasakan nikmatnya tersenyum hidup..

Dan ketulusanmu, rundumu, rinduku, buatku inging mengucap setia..

Oct
31

Malam ini inginku tetap terjaga,  menjaga hartaku, pelihara permataku, pertahankan nilai tak ternilai ini..

Bukan harta dunia karena akulah si miskin, bukanlah permata mulia karena akulah si peminta..

Inginku terjaga lindungi indah cinta,

ku tak ingin dia raib tersesat impian-impian indahku..

Karena aku tiada harta tuk pertahankannya, karena aku bukanlah hamba mulia tuk pantas dapatkannya..

Karena yang ku punya hanya ketika ku memejam mata..

Oct
31

Mungkin nadaku terlalu parau, tuk mampu bertutur mutiara cinta,

Mungkin parasku terlalu buruk, tuk mampu mengurau segaris senyum,

Mungkin jemari ini terlalu kasar, tuk mampu memberi belaian mesra,

dan mungkin kantungku terlalu kering, tuk mampu membeli indahnya hidup..

Tapi mungkin ruang kecil hati ini, cukup mampu genggam, pertahankan kasihmu..

Jika sungguh aku semulia itu tuk dapatkannya..

Oct
31

Jika aku pelukis, pasti ku kan mampu persembahkan guratan-guratan indahku,

hingga kau terpikat indahnya..

Jika aku pujangga, pasti ku kan mampu persembahkan untaian-untaian kata,

untuk menyanjungmu seindah-indahnya..

Jika aku musisi, pasti ku kan mampu persembahkan bait-bait nada indah,

agar kau dendangkan dengan riangnya..

Dan jika aku pangeran,, pastilah ku kan mampu taburkan permata,

agar kau benar-benar merasakan nikmat dimanja..

Namun ku bukan mereka,

ku sekedar mampu persembahkan harta si miskin, kasih,

agar kau balas dengan seuntai senyum saja..

Oct
31

Jika ditengah perjalanan ini, hujan guyur basah aku, ku kan tetap tegap melangkah,

karena hujan hanya basahi tubuhku, bukan yang ku punya..

Jika ditengah perjalanan ini, angin kencang menerpaku, ku kan tetap tegap melangkah,

karena angin hanya getarkan tubuhku, bukan yang ku punya..

Dan jika ditengah perjalanan ini, ku tersesat, ku kan tetap coba tegap melangkah,

karena hanya pikirku yang tersesat, bukan yang ku punya..

Aku pengembara yang punya asa, yang buatku tak terhenti ditengah hujan badai, ditengah terpaan angin, dan ditengah perjalanan yang sedikit menyesatkan ini..

Oct
31

Sudah semestinya langit malam ini indah, karena bintang tercipta untuknya,

meski ku memandangnya seorang diri..

Sudah semestinya langit esok pagi kan begitu cerah, karena mentari dan kicau berung gereja hadir bersama,

meski ku kan merasakannya seorang diri..

dan kini, sudah semestinya sepi tak susupi hatiku, karena cintaMu memanduku,

teguhkanku, kuatkan aku,

meski kau merindu..

Kurindu pada waktu dimana kurengkuh asa hidupku..

Oct
31

Duhai Dinda, selesaikan tarianmu malam ini..

Bukan kujenuh iringi, namun sungguh, sisakan cintamu.

Agar esok dan di kemudian hari kau tetap mampu menari, lagi, lagi, dan lagi..

Karena asa yang kupunya tak redup diesok hari, asa tuk nikmati tarianmu..

KIni rebahlah dalam tengadahku..

May
20

Jurnalisme Online: Menilik Konsekuensi Positif Kehadiran Internet Dalam Perkembangan Jurnalisme

Abstraksi

Pada hakikatnya media baru merupakan penyempurnaan dari media sebelumnya, dan tidak untuk menghapuskan media tradisional. Menurut teori konvergensi, setiap model perkembangan media terbaru cenderung merupakan perpanjangan, atau evolusi, dari model – model terdahulu1. Demikian halnya internet yang mengkonvergensikan karakteristik – karakteristik bentuk media terdahulu, kemudian menciptakan jurnalisme online, dimana sebenarnya substansinya tidak berubah, hanya perangkat dan mode-mode produksinya.

Teknologi dan teknologi internet

Rogers mendefinisikan teknologi komunikasi sebagai “the hardware equipment, organizational structures, and social values by which individuals collect, process, and exchange information with other individuals2.” Dari definisi tersebut kita pahami bahwa teknologi komunikasi memiliki konsep bentuk, hardware, struktur organisasi, dan nilai sosial. Melalui ketiga konsep bentuk inilah teknologi komunikasi hadir sebagai sarana bantu bagi manusia untuk berkomunikasi, melakukan pertukaran informasi. Demikian pula yang dimiliki salah satu media baru, internet.

Internet dapat diartikan sebagai sebuah sistem jaringan yang saling berhubungan di seluruh dunia dengan menggunakan infrastruktur telekomunikasi yang sekarang mendukung berbagai jenis komunikasi melalui komputer, terdiri dari konsultasi database, website dan homepage, chatting, email, dan berbagai macam perdagangan elektronik dan transaksi finansial3. Dengan internet kita dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang dari belahan dunia lain. Dengan internet pula kita dapat dengan mudah mengakses atau mendapatkan informasi yang kita butuhkan dalam berbagai bentuk. Baik informasi yang berbentuk visual, audio, maupun audio visual, dalam waktu yang relatif sekejap.

Sebagai sebuah media baru internet menjadi sarana positif bagi terciptanya proses penyampaian informasi yang lebih cepat dan efisien. Suatu hal yang muncul karena tuntutan perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan manusia sendiri. Akan tetapi sebagai sebuah media baru efisiensi sangat diperlukan. Dalam usaha untuk efisiensi media baru seperti halnya internet perilaku informasi yang sesuai dengan media baru tersebut mutlak diperlukan4.

Jika suatu masyarakat belum mempunyai perilaku informasi yang sesuai dengan media baru, dalam hal ini internet, maka efisiensi tidak akan tercapai dan justru pemborosan yang muncul. Katakanlah masyarakat yang membutuhkan informasi yang cepat. Internet dapat menjadi jawabannya, tetapi apabila perilaku informasi masyarakat terhadap internet sangat minim (baca-belum melek internet) maka potensi internet tersia-siakan. Yang harus kita ingat, sebuah teknologi komunikasi termasuk internet memiliki konsep hardware dan software yang keduanya harus dikuasai agar potensi positifnya dapat termanfaatkan. Read the rest of this entry »

May
01

Kehadiran teknologi komunikasi jelas memiliki peran penting efektifitas dan efisiensi perilaku manusia dalam berkomunikasi. Lebih mudah, dan cepat jelas merupakan acuan yang hendak dituju. Namun demikian dengan semakin mudahnya manusia berkomunikasi dengan dukungan berbagai piranti rasanya interaksi antar personal secara langsung menjadi semakin langka. Lantas bagaimanakah dengan ruang publik ? Semakin terfasilitasi atau terabaikan dengan terciptanya sesuatu yang serba personal ?

Kehadiran internet jelas merupakan angin segar bagi perkembangan dunia komunikasi dan informasi. Seiring dengan perkembangan internet mulai bermunculan media-media informasi dengan menggunakan platform internet. Portal-portal penyedia layanan berita baik dari luar maupun dalam negeri semakin menjamur. Detik.com, okezone.com, kapanlagi.com, inilah.com, adalah beberapa nama portal berita yang berasal dari dalam negeri. Masing-masing berlomba untuk menyajikan beragam bentuk informasi dalam beragam kategori (misalnya, politik, ekonomi, sosial, hiburan, maupun olahraga), dengan stylenya masing-masing.

Meskipun sekilas terkesan bahwa alur informasi yang muncul dalam portal-portal berita macam ini hanyalah searah, tetapi masih terdapat beberapa portal yang tetap berusaha mewujudkan ”sebuah ruang publik” didalamnya. Dengan ruang publik yang mereka ciptakan inilah dicoba untuk tetap mewujudkan interaktifitas antar pengguna atau pengakses portal berita. Hal ini dilakukan dengan jalan tidak sekedar melaporkan berita secara searah. Dalam portal detik.com misalnya terdapat kolom opini seperti halnya yang kerap kita jumpai pada surat kabar cetak, dimana pembaca dapat mengirim surat untuk kemudian dimuat.

Bahkan di detik.com tersedia fitur atau link khusus yang beralamatkan suratpembaca detik.com, sebuah halaman dimana didalamnya berisi artikel-artikel yang merupakan surat pembaca atau kiriman dari para pengakses detik.com. Topik yang ada pun beragam mulai dari keluhan-keluhan pembaca terhadap layanan suatu perusahaan, komentar pembaca mengenai permasalahan sosial, bahkan pendapat-pendapat kritis pembaca mengenai kebijakan ekspor pangan yang dilakukan pemerintah. Read the rest of this entry »