Ikannya Belom Merem..
“Ikan bobo..”
Itulah sepenggal kalimat yang diucapkan si bocah sembari berbaring di ranjangnya kepada seekor ikan kesayangannya di aquarium di dekat ranjangnya.
“Loh kok Adek belom bobo?” sapa Sang Ibu ketika masuk mendapati anaknya belum tertidur. Si bocah menjawab, “Ikannya belom merem..”
Lantas terdapat sebuah scene dimana produk susu tersebut ditampilkan beserta penjelasan mengenai kandungan-kandungan gizinya yang diperlukan bagi perkembangan kecerdasan balita. Sementara setelah scene mengenai keunggulan produk tersebut (dimana si anak meminum segelas susu tersebut), Sang Ibu mengantar anaknya kembali berbaring di ranjangnya.
“Besok maen lagi..” itulah kata si bocah mengucapkan ucapan selamat malam, selamat tidur pada ika kesayangannya..
Iklan tersebut adalah versi lain dari iklan produk susu Dancow, dimana versi sebelumnya adalah versi bocah perempuan yang sedang liburan bersama keluarganya di kebun stroberi. Dimana si bocah perempuan bernyanyi “Kiri-kanan kulihat saja banyak pohon stroberi..”. Kedua versi iklan susu Dancow ini saya lihat sebagai bentuk iklan yang bertujuan jangka pendek, yakni dirancang langsung untuk menghasilkan pembelian akan produk tersebut oleh pembeli (direct action short term advertising). Sementara pengemasan atau penceritaan dalam iklan tersebut dilakukan untuk meyakinkan calon pembeli bahwa susu Dancow mampu mengembangkan kecerdasan anak pada usia balita.
Hal ini sedikit banyak berdampak pada pola pikir masyarakat saat ini yang kemudian memunculkan pemikiran bahwa kecerdasan dapat dibentuk sejak dini, salah satunya melalui asupan gizi melalui susu yang diberikan pada usia balita. Menghapuskan pola pikir lama dimana kecerdasan dapat diperoleh dari makanan biasa dan cara mendidik yang benar.
Loading...
ikan gak bisa bobok…soalny gak pny kelopak mata…hhhh…apa gak capek jadi ikan y…
putri - March 28, 2008 at 10:34 am
“Kiri-kanan kulihat saja banyak pohon stroberi..”.
==> kynya iklan susu SGM deh…..
kiem san - November 6, 2008 at 4:57 am