dyendlessly,
thoughts of a dying atheist..

ruang publik dalam cyberspace

Kehadiran teknologi komunikasi jelas memiliki peran penting efektifitas dan efisiensi perilaku manusia dalam berkomunikasi. Lebih mudah, dan cepat jelas merupakan acuan yang hendak dituju. Namun demikian dengan semakin mudahnya manusia berkomunikasi dengan dukungan berbagai piranti rasanya interaksi antar personal secara langsung menjadi semakin langka. Lantas bagaimanakah dengan ruang publik ? Semakin terfasilitasi atau terabaikan dengan terciptanya sesuatu yang serba personal ?

Kehadiran internet jelas merupakan angin segar bagi perkembangan dunia komunikasi dan informasi. Seiring dengan perkembangan internet mulai bermunculan media-media informasi dengan menggunakan platform internet. Portal-portal penyedia layanan berita baik dari luar maupun dalam negeri semakin menjamur. Detik.com, okezone.com, kapanlagi.com, inilah.com, adalah beberapa nama portal berita yang berasal dari dalam negeri. Masing-masing berlomba untuk menyajikan beragam bentuk informasi dalam beragam kategori (misalnya, politik, ekonomi, sosial, hiburan, maupun olahraga), dengan stylenya masing-masing.

Meskipun sekilas terkesan bahwa alur informasi yang muncul dalam portal-portal berita macam ini hanyalah searah, tetapi masih terdapat beberapa portal yang tetap berusaha mewujudkan ”sebuah ruang publik” didalamnya. Dengan ruang publik yang mereka ciptakan inilah dicoba untuk tetap mewujudkan interaktifitas antar pengguna atau pengakses portal berita. Hal ini dilakukan dengan jalan tidak sekedar melaporkan berita secara searah. Dalam portal detik.com misalnya terdapat kolom opini seperti halnya yang kerap kita jumpai pada surat kabar cetak, dimana pembaca dapat mengirim surat untuk kemudian dimuat.

Bahkan di detik.com tersedia fitur atau link khusus yang beralamatkan suratpembaca detik.com, sebuah halaman dimana didalamnya berisi artikel-artikel yang merupakan surat pembaca atau kiriman dari para pengakses detik.com. Topik yang ada pun beragam mulai dari keluhan-keluhan pembaca terhadap layanan suatu perusahaan, komentar pembaca mengenai permasalahan sosial, bahkan pendapat-pendapat kritis pembaca mengenai kebijakan ekspor pangan yang dilakukan pemerintah.

Siapapun dapat berpartisipasi mengirimkan suratnya. Syaratnya terbilang cukup mudah, yakni mengisi form terlebih dahulu dengan identitas yang jelas. Selain itu meski sebagai sebuah portal berita, detik.com juga menyediakan fasilitas detikforum. Sebuah forum interaktif dimana didalamnya user dapat berdiskusi mengenai berbagai hal. Seperti pada forum-forum lainnya.

Dalam detikforum informasi yang dipertukarkan tidak selalu informasi-informasi berbobot seperti yang ada dalam surat pembaca detik.com. Dalam detikforum pembaca bebas berdiskusi seputar bidang dimana dia memiliki ketertarikan, misalnya hobi. Dalam forum ini interaktifitas antar user adalah kuncinya. Semakin ramai timbal balik informasi, semakin menunjukkan bergunanya forum ini bagi user. Karena apabila interaktifitas dalam sebuah forum online mati seperti halnya pada forum nyata, maka forum tesebut tidak memiliki kegunaan bagi komunitasnya.

Dengan adanya kolom opini, suratpembaca.detik.com, dan detikforum.com inilah ruang publik masih terfasilitasi. Masih terjaga agar interaktifitas tetap terjaga meski perkembangan teknologi komunikasi yang berkembang membatasi interaktifitas secara fisik dalam kehidupan sosial yang nyata.

No Responses Yet to “ruang publik dalam cyberspace”

Leave a Reply