dyendlessly,
thoughts of a dying atheist..

Posts Tagged ‘anger’

Terkadang cahaya tak selalu terang..

January 28, 2008

Ketika ku rasa, ku sendiri,
ketika ku merasa tergelapkan, terlelapkan
ketika ku merasa kau tak disini,
ketika ku melangkah sendiri..

Ketika itu kukejutkan suatu arti dalam diri.
Ku cekik leher yang buatku menunduk,
ku bekap nafas kemuliaanku,
ku hentikan detak irama cintaku,
ku patahkan tangan yang memberi,
ku putuskan lidah keramahanku,
ku cabik bibir tersenyumku.

Dan sungguh benar ku menikmatinya, untuk nafsuku,
dan sungguh benar ku persembahkannya, [...]

Ku ingin mereka lumpuh layu

January 14, 2008

Kusekedar termangu, melihat mereka..
menari penuh canda, lincah main mata, fasih urai nada..
Ingin ku jentikkan jemari ini,
agar seketika mereka lumpuh layu,
jatuh dari tariannya,
lidah tercekat, mata terbutakan,
Namun tetap tersenyum manis untukku,
menatap, memuja..
dalam hampa..

Untuk kau disana

January 14, 2008

Dia terlalu gugup, tak yakin berada dalam kepastian atau keraguan..Setetes gerimis kala itu cukup untuk membuatnya lepas dahaga dan menggerakkannya..Dia terlalu gugup dan berbuah luka..Namun luka itu kan dia gunakan untuk menghampiri, lagi..Untuk dibalut sang kasih, yang mengiba, dan berikan setetes lagi..

Perasaan sang pendendam..

January 12, 2008

Kan kuterbangkan ruh dan jasadnu setinggi-tingginya menuju mega,
dengan segala puja puji dan doa dariku..
Lantas kan kuhujamkan ruh dan jasadmu menuju tanah tempat para pendosa,
dengan segala sumpah serapah dan kutukan dariku..sekejap kemudian..
 
Dan kau akhirnya merasa hina..
 
Hingga nafasmu tersengal untuk terakhir kali dan meresap hilang..
Hingga belulangmu gemeretak dan luruh merapuh..
 
Sungguh jika saja aku berkuasa atas segala inginku..