dyendlessly,
thoughts of a dying atheist..

Posts Tagged ‘asking my self’

For someone birthday

February 2, 2008

Setangkai mawar putih:
Merekah.. hilang sehelai mahkotanya dia tetap mawar..
Luntur berkas putihnya dia tetap mawar..
& luruh wangi lembutnya, dia tetap dipanggil mawar..
Sang insan:
Melangkah.. hilang segenggam permatanya dia tetap insan..
koyak sehelai sutranya dia tetap insan..
terhembus usai nafasnya, dia kan tetap disebut insan..
namun jika terlupa asa dan syukurnya..
sekedar nafas hampa tersisa..

Tiada

January 14, 2008

Aku sekedar sepasang telapak,
namun tiada mampu membelai..
Aku sekedar setangkup bibir,
namun tiada sanggup membuai..
Aku sekedar sepasang kaki,
namun tiada kuasa mengiringi..
 
Dan aku sekedar seonggok hati,
yang mampu sekedar bergetar tanpa mampu terdengar..
 
Sungguh sekedar itu,
sebatas itu..
Jika saja aku..
 

Rakus

January 12, 2008

Semanis madukah?
Seharum mawarkah?
Seindah nada puisikah?
 
Jika memang seindah itu, seagung itu,
lantas kenapa mulut kita mudah saja bertutur cinta?
 
Apa kita terlalu rakus mengharapkan semua keindahan cinta,
hingga tak pernah cukup sekali saja?
Bukankah kita telah dicintai, lebih dari cinta yang kita harapkan?
Padahal kita tiada pernah mengharapnya..
 

Bukan tempat kita

January 12, 2008

Rebahkan kepalamu disini, sayangku..Memejamlah dengan tenang dipelukku..Biarku rengkuh kau, dalam kelembutan dan kehangatan rasa..Kan ku perdengarkan detak hidupku yang makin lemah..melemah..Kan ku tiupkan nafas-nafas cintaku yang mulai tersengal ini..Kan ku ucap satu kali lagi mazhab cintaku di indera dengarmu..
Sayangku, pagi tadi gerimis menepikan langkahnya disini, di tempat kita..Ia curahkan air-air kehidupannya tuk kejutkan lagi saraf-saraf [...]

Untuk apa?

January 12, 2008

Untuk apa sebenarnya pengharapan, jika sesungguhnya kenyataan telah dilukiskan..
Untuk apa sebenarnya keinginan, jika kita tahu akhirnya harus terpatahkan..
 
Untuk apa, ketika kita memejam, lelap, dan semua menjadi kepunyaan kita, namun semua hampa adanya, ketika kita membuka mata..
Untuk apa suatu mimpi hadir, ketika yang kita butuhkan, bukanlah sesuatu yang maya.
Sesuatu yang indah karena memang begitu indahnya, dan [...]